Cara mempercepat loading blog Wordpress dengan Gzip Compression dan Deflate Compression pada file .htaccess
Gzip compression dapat memperkecil ukuran file HTML, JavaScripts, CSS dan juga file XML pada sebuah web berbasis WordPress dengan kisaran 60% hingga 80% dari ukuran web normal tanpa Gzip. Hal tersebut tentu berdampak signifikan akan kecepatan sebuah web saat diakses.
Dengan menggunakan Gzip compression hal tersebut dapat mengurangi waktu respon Server dan juga mengurangi volume data yang dikirim oleh server ke browser karena ukuran halaman sudah terkompresi.
Cara terbaik dan cukup sederhana untuk mengaktifkan Gzip compression yakni menggunakan mod_gzip atau mod_deflate dalam file WordPress htaccess kita. Gzip compression dapat diaktifkan dengan menambahkan kode sederhana yang tertanam dalam file .htaccess pada web/blog kita yang berbasis wordpress.
Pertama-tama kita harus memeriksa apakah Gzip compression sudah diaktifkan atau belum, caranya silakan test website Anda di checkgzipcompression.com.
Kedua, kita perlu mengetahui server apa yang kita gunakan apakah Apache atau Nginx. Karena metode Gzip compression berbeda untuk kedua server tersebut. Silakan cek domain Anda di web-sniffer.net untuk melihat jenis server yang digunakan dan lihat hasilnya pada bagian table HTTP Response Header.
Ketiga, kita perlu mengetahui bagaimana cara mengedit file .htaccess. Mengedit file .htaccess bisa secara langsung mengedit di Cpanel atau menggunakan Plugin WP Htaccess Editor. Saya sendiri lebih memilih cara pertama.
Mungkin kita sendiri sudah banyak browsing dan membaca di berbagai web tentang perbedaan antara Gzip compression dan DEFLATE compression, kedua algoritma kompresi ini tentunya berbeda dan digunakan untuk server yang berbeda pula. Gzip compression dapat digunakan pada dua server sekaligus yakni Apache dan Nginx, Sementara DEFLATE compression hanya digunakan pada server Apache.
Cukup copy-paste kode dibawah dan tambahkan di file .htaccess di Public Html Cpanel hosting web/blog WordPress Anda, lalu save dan coba test ulang hasil kompresi, pastinya lebih mempercepat loading blog.
Gzip Compression - Tambahkan kode dibawah kedalam file .htaccess dari web WordPress Anda.
DEFLATE Compression - Tambahkan kode dibawah kedalam file .htaccess dari web WordPress Anda.
Kompresi pada server Nginx
Gzip Compression - Tambahkan kode berikut dalam configuration file website dengan server Nginx.
Demikian, semoga informasi tentang Gzip dan Deflate Compression ini bermanfaat sehingga membuat web ataupun blog kita menjadi cepat diakses oleh pengunjung.
Sumber bacaan: Technumero, komputer-highlights, PageSpeed Insights, GTmetrix. Betterexplained.
Dengan menggunakan Gzip compression hal tersebut dapat mengurangi waktu respon Server dan juga mengurangi volume data yang dikirim oleh server ke browser karena ukuran halaman sudah terkompresi.
Cara terbaik dan cukup sederhana untuk mengaktifkan Gzip compression yakni menggunakan mod_gzip atau mod_deflate dalam file WordPress htaccess kita. Gzip compression dapat diaktifkan dengan menambahkan kode sederhana yang tertanam dalam file .htaccess pada web/blog kita yang berbasis wordpress.
Pertama-tama kita harus memeriksa apakah Gzip compression sudah diaktifkan atau belum, caranya silakan test website Anda di checkgzipcompression.com.
Kedua, kita perlu mengetahui server apa yang kita gunakan apakah Apache atau Nginx. Karena metode Gzip compression berbeda untuk kedua server tersebut. Silakan cek domain Anda di web-sniffer.net untuk melihat jenis server yang digunakan dan lihat hasilnya pada bagian table HTTP Response Header.
Ketiga, kita perlu mengetahui bagaimana cara mengedit file .htaccess. Mengedit file .htaccess bisa secara langsung mengedit di Cpanel atau menggunakan Plugin WP Htaccess Editor. Saya sendiri lebih memilih cara pertama.
Jika file .htaccess tidak terlihat di Cpanel, klik setting dan centang Show Hidden Files (dotfiles)
Mungkin kita sendiri sudah banyak browsing dan membaca di berbagai web tentang perbedaan antara Gzip compression dan DEFLATE compression, kedua algoritma kompresi ini tentunya berbeda dan digunakan untuk server yang berbeda pula. Gzip compression dapat digunakan pada dua server sekaligus yakni Apache dan Nginx, Sementara DEFLATE compression hanya digunakan pada server Apache.
Cukup copy-paste kode dibawah dan tambahkan di file .htaccess di Public Html Cpanel hosting web/blog WordPress Anda, lalu save dan coba test ulang hasil kompresi, pastinya lebih mempercepat loading blog.
Gzip Compression - Tambahkan kode dibawah kedalam file .htaccess dari web WordPress Anda.
# BEGIN GZIP COMPRESSIONmod_gzip_on Yes mod_gzip_dechunk Yes mod_gzip_item_include file \.(html?|txt|css|js|php|pl)$ mod_gzip_item_include handler ^cgi-script$ mod_gzip_item_include mime ^text/.* mod_gzip_item_include mime ^application/x-javascript.* mod_gzip_item_exclude mime ^image/.* mod_gzip_item_exclude rspheader ^Content-Encoding:.*gzip.* # END GZIP COMPRESSION
DEFLATE Compression - Tambahkan kode dibawah kedalam file .htaccess dari web WordPress Anda.
# BEGIN DEFLATE COMPRESSIONAddOutputFilterByType DEFLATE "application/atom+xml" \ "application/javascript" \ "application/json" \ "application/ld+json" \ "application/manifest+json" \ "application/rdf+xml" \ "application/rss+xml" \ "application/schema+json" \ "application/vnd.geo+json" \ "application/vnd.ms-fontobject" \ "application/x-font-ttf" \ "application/x-javascript" \ "application/x-web-app-manifest+json" \ "application/xhtml+xml" \ "application/xml" \ "font/eot" \ "font/opentype" \ "image/bmp" \ "image/svg+xml" \ "image/vnd.microsoft.icon" \ "image/x-icon" \ "text/cache-manifest" \ "text/css" \ "text/html" \ "text/javascript" \ "text/plain" \ "text/vcard" \ "text/vnd.rim.location.xloc" \ "text/vtt" \ "text/x-component" \ "text/x-cross-domain-policy" \ "text/xml" # END DEFLATE COMPRESSION
Kompresi pada server Nginx
Gzip Compression - Tambahkan kode berikut dalam configuration file website dengan server Nginx.
gzip on; gzip_comp_level 2; gzip_http_version 1.0; gzip_proxied any; gzip_min_length 1100; gzip_buffers 16 8k; gzip_types text/plain text/html text/css application/x-javascript text/xml application/xml application/xml+rss text/javascript; gzip_disable "MSIE [1-6].(?!.*SV1)"; gzip_vary on;
Demikian, semoga informasi tentang Gzip dan Deflate Compression ini bermanfaat sehingga membuat web ataupun blog kita menjadi cepat diakses oleh pengunjung.
Sumber bacaan: Technumero, komputer-highlights, PageSpeed Insights, GTmetrix. Betterexplained.

