Nyicip Bebek Kaleyo di Bali Heaven, Bandung, maknyus bebeknya cozy tempatnya!
Hari kemarin merupakan Payday dari Google Adsense dan rencana mau traktir istri di Bebek Kaleyo, karena gajian sedikit telat (agak sorean) diakibatkan Western Union di Kantor Pos ada sedikit gangguan dan hujan pun tak kunjung reda, maka rencana di Bebek Kaleyo diundur baru hari ini rencana itu akhirnya kesampaian.
Karena sehari-hari berkutat di dunia online dan ini jaman teknologi maka saya gunakan Google Maps untuk menemukan lokasi tepatnya kuliner Bandung Resto Bebek Kaleyo ini, dan…
![]() |
| Screenshoot diambil dari Maps.google.com |
Lantas untuk lebih memastikan dan mengambil jalur yang tepat agar lebih efesiensi waktu di perjalanan, maka saya gunakan GPS Here Maps Nokia XL, alhasil keberadaan Resto Bebek Kaleyo belum terdeteksi di Here Maps, oleh karenanya saya coba dengan keyword pencarian Bali Heaven, dan…
![]() |
| Screenshoot Here Maps Nokia XL |
Sebenarnya rencana makan di resto Bebek Kaleyo sudah sejak lama saat terdengar adanya Grand Launching Resto Bebek Kaleyo Bandung pada tanggal 30-31 Januari 2015 yang lalu, hanya saja saya orang dengan type setia, eh serius! Itulah saya, jika sudah nyicip makanan di sebuah resto dan pas dilidah maka sulit untuk pindah ke lain resto dengan menu sejenis. Begitu.
Berhubung istri saya pandai merayu dan meyakinkan bahwa, “Selain sudah bersertifikat halal dari MUI, Resto Bebek Kaleyo itu higienis kang,” begitu rayunya. “Buktinya, bebek kaleyo mengganti minyak gorengnya sehari 2 kali.” imbuhnya.
Pak Bondan sendiri di acara Wisata Kuliner pernah ngasih testimoni Bebek Kaleyo gini kang, “Rasanya ternyata deg-degan luarrrrr biasa… tekstur bebeknya cukup empuk, tidak perlu tenaga untuk mengambil dagingnya. Rasanya lumer di mulut, tekstur bebek masih bisa dipertahankan, namun Kaleyo jagoan menghilangkan bau amis dan sudah hilang kesan alotnya. Nasi uduk plus bebek dan sambalnya…. MAK NYOSS !!!…. ini bebek dan paduan sambalnya benar-benar luar biasa. TOP MARKOTOP!” Kata pak Bondan sambil mengacungkan jempolnya.
Kalo ga percaya ini photonya kang, saat pak Bondan nyicip bebek kaleyo di Cempaka Putih, Jakarta
![]() |
| Pak Bondan Winarno program Wisata Kuliner di Bebek Kaleyo Cempaka Putih, Jakarta (sumber kaleyo.com) |
“Emang apa bedanya minyak kelapa dengan minyak sawit neng?” Tanya saya penasaran.
“Lah si akang, sini neng jelasin ya.” Kata istri saya dengan penuh semangat.
“Sok, silakan neng jelasinlah ke akang, biar akang oge ikut pinter neng.” jawab saya.
“Begini kang, minyak kelapa merupakan minyak terbaik untuk menggoreng. Minyak kelapa memiliki jenis asam lemak jenuh, minyak jenis ini memiliki sifat yang stabil meskipun dalam temperatur tinggi. Dia tidak mudah beralih menjadi asam lemak (trans-fat) karena mengandung MCFA (medium chain fatty acid) yang lebih banyak atau asam lemak rantai sedang. Kandungan asam laurat yang dimiliki minyak kelapa lebih dari 50 persen seperti halnya yang terdapat pada ASI atau air susu ibu. Fungi dari asam laurat ini mampu membunuh berbagai virus, kuman, serta parasit. Molekul minyak kelapa terdiri dari 12 atom karbon yg diikat jenuh (tidak ada ikatan ganda). Dan yang special dari minyak kelapa, dia tidak gampang beroksidasi hingga tidak mudah berubah baunya atau tidak mudah tengik.
Adapun untuk hal goreng-menggoreng minyak kelapa sawit sangat tidak disarankan. Berbagai sumber penelitian menyatakan minyak jenis ini lebih banyak mengandung asam lemak rantai panjang atau LCFA (long chain fatty acids). Ukuran molekulnya pun besar-besar hingga perlu proses lebih dulu untuk menjadi asam lemak dengan ukuran kecil dan debfab bentuk asam lemak bebas sehingga dapat mudah diserap melalui dinding usus. Setelah melewati dinging usus, asam lemak bebas kembali disusun menjadi lipoprotein lalu dibawa ke dalam hati. dan disana diubah menjadi energi, menjadi kolesterol dan adapun sisanya menjadi timbunan jaringan lemak… ih, inilah yang menjadi akan penyebab munculnya berbagai penyakit kang.
Dan menurut berbagai penelitian, minyak kelapa memiliki kandungan LCFA yang paling rendah, hanya 2 % saja.” Jelas istri saya panjang lebar.
Saya : “Wew, itu copas dari mana neng?”
Istri : “Dari website Bebek Kaleyo”
Saya : “Gubraks %#@*(&^$…”
Istri : “Tapi, itu serius loh kang! Ga copas ko, udah direwrite dan lolos copyscape 100% Unique Content.” 😀
Saya : “Istri blogger ya begitu >_<“
– Cut –
Singkat cerita kita sampai di lokasi Resto Bebek Kaleyo, tempat parkirnya sangat luas dan aman karena menggunakan sistem parkir modern. Deretan kursi berjejer rapi terasa nuansa Bali yang digabungkan dengan konsep tatar sunda. Pemesanan makananpun tidak seperti resto bebek lainnya, Resto Bebek Kaleyo menggunakan sistem Prasmanan yang sudah sangat umum ditanah sunda khususnya dan Indonesia pada umumnya.
![]() |
| Istri tengah memilih aneka minuman (dokumentasi pribadi) |
Istri tengah memilih aneka minuman (dokumentasi pribadi)
Dan ini penampakan Bebek Sambal Ijo dan Wedang Jahe pesanan saya.
![]() |
| Bebek Sambel Ijo (dokumentasi pribadi) |
Ngomong-ngomong tentang traktir, sebenarnya sedikit bingung dengan kata “traktir istri” ini, karena hasil gajian dari Google Adsense semuanya dikasih ke dia dan jadinya saya ga pegang duit sedikitpun, lantas sebenarnya yang traktir itu siapa, istri apa saya? Toh yang bayar istri dari dompetnya, hanya saja isi dompetnya saya yang isi dari hasil gajian adsense itu, begitu, pusing ga, ah sudahlah, yang sudah pada beristri dan para istri sudah pada mafhum dengan keadaan yang super complicated seperti ini. LOL.
– Cut –
Balik lagi ke Resto Bebek Kaleyo. Jika pak Bondan Winarno nyicip Bebek Kaleyo di Cempaka Putih, Jakarta, kita nyicip Bebek Kaleyo di Bali Heaven, Bandung. Kalau soal testimoni diserahkan sama ahlinya deh, 1000% idem sama pak Bondan. Kayaknya kesetiaan saya mulai luntur nih mulai pindah ke Resto Bebek Kaleyo. Lol.
Harga-harga di Bebek Kaleyo pun terbilang murah, pesanan kita yakni; 3 Nasi Putih, 1 bebek muda sambal ijo, 1 bebek muda bakar, 1 petai rebus, 1 wedang jahe gula batu, 1 air jeruk hangat dengan total bayar kurang dari 100 ribu rupiah, murahkan?? Dan berikut bukti notanya:
![]() |
| Nota Belanja Resto Bebek Kaleyo |
Setelah selesai makan, saya dan istri mengajak si kecil jalan-jalan di area Resto Bebek Kaleyo yang luas itu dan berikut photo-photonya:
![]() |
| Bermain di area Resto Bebek Kaleyo (dokumentasi pribadi) |
Sekedar informasi saja untuk masyarakat kota Bandung dan sekitarnya, lokasi Resto Bebek Kaleyo di Bali Heaven terbilang cukup strategis berada di tengah kota dan dilalui banyak kendaraan umum. Misalnya jika Anda menggunakan Angkot dan arah kedatangan Anda:
Dari arah selatan atau dari arah Terminal Leuwipanjang bisa menggunakan trayek angkot berikut ini:
Naik CIBADUYUT – KARANG SETRA
Turun di depan Bali Heaven pas perempatan Pasir Kaliki dan Pasteur.
Dari arah timur atau dari arah Cibiru bisa menggunakan beberapa trayek angkot berikut ini:Turun di depan Bali Heaven pas perempatan Pasir Kaliki dan Pasteur.
Naik CIBIRU – CICADAS
Turun di JALAN SOEKARNO-HATTA;
Kemudian naik GEDE BAGE – ST. HALL
Turun dan sampai di JALAN HOS. COKROAMINOTO (PASIR KALIKI);
Turun di JALAN SOEKARNO-HATTA;
Kemudian naik GEDE BAGE – ST. HALL
Turun dan sampai di JALAN HOS. COKROAMINOTO (PASIR KALIKI);
Naik CIBIRU – CICADAS
Turun di JALAN GEDEBAGE;
Kemudian naik GEDE BAGE – ST. HALL
Turun dan sampai di JALAN HOS. COKROAMINOTO (PASIR KALIKI);
Turun di JALAN GEDEBAGE;
Kemudian naik GEDE BAGE – ST. HALL
Turun dan sampai di JALAN HOS. COKROAMINOTO (PASIR KALIKI);
Naik CIBIRU – CICADAS
Turun di JALAN JAKARTA;
Kemudian naik ANTAPANI – CIROYOM
Turun dan sampai di JALAN HOS. COKROAMINOTO (PASIR KALIKI);
Dari arah barat atau arah Cimindi dan Cimahi bisa menggunakan beberapa trayek angkot berikut ini:Turun di JALAN JAKARTA;
Kemudian naik ANTAPANI – CIROYOM
Turun dan sampai di JALAN HOS. COKROAMINOTO (PASIR KALIKI);
Naik CIMAHI – LEUWI PANJANG
Turun di JALAN SUDIRMAN;
Kemudian naik CIJERAH – SEDERHANA
Turun dan sampai di JALAN HOS. COKROAMINOTO (PASIR KALIKI);
Turun di JALAN SUDIRMAN;
Kemudian naik CIJERAH – SEDERHANA
Turun dan sampai di JALAN HOS. COKROAMINOTO (PASIR KALIKI);
Naik CIMAHI – LEUWI PANJANG
Turun di JALAN SUDIRMAN;
Kemudian naik CISITU – TEGALEGA
Turun dan sampai di JALAN HOS. COKROAMINOTO (PASIR KALIKI);
Turun di JALAN SUDIRMAN;
Kemudian naik CISITU – TEGALEGA
Turun dan sampai di JALAN HOS. COKROAMINOTO (PASIR KALIKI);
Naik CIMAHI – LEUWI PANJANG
Turun di JALAN SOEKARNO-HATTA;
Kemudian naik GEDE BAGE – ST. HALL
Turun dan sampai di JALAN HOS. COKROAMINOTO (PASIR KALIKI);
Dari arah utara atau dari arah Terminal Dago bisa menggunakan beberapa trayek angkot berikut ini:Turun di JALAN SOEKARNO-HATTA;
Kemudian naik GEDE BAGE – ST. HALL
Turun dan sampai di JALAN HOS. COKROAMINOTO (PASIR KALIKI);
Naik ABDUL MUIS (KEBON KELAPA) – DAGO
Turun di JALAN ABDUL MUIS (PUNGKUR);
Kemudian naik CIBADUYUT – KARANG SETRA
Turun dan sampai di JALAN HOS. COKROAMINOTO (PASIR KALIKI);
Turun di JALAN ABDUL MUIS (PUNGKUR);
Kemudian naik CIBADUYUT – KARANG SETRA
Turun dan sampai di JALAN HOS. COKROAMINOTO (PASIR KALIKI);
Naik ABDUL MUIS (KEBON KELAPA) – DAGO
Turun di JALAN SUNDA;
Kemudian naik GEDE BAGE – ST. HALL
Turun dan sampai di JALAN HOS. COKROAMINOTO (PASIR KALIKI);
Turun di JALAN SUNDA;
Kemudian naik GEDE BAGE – ST. HALL
Turun dan sampai di JALAN HOS. COKROAMINOTO (PASIR KALIKI);
Naik ABDUL MUIS (KEBON KELAPA) – DAGO
Turun di JALAN SUMATERA;
Kemudian naik ANTAPANI – CIROYOM
Turun dan sampai di JALAN HOS. COKROAMINOTO (PASIR KALIKI);
Kalo
masih bingung silakan gunakan aplikasi pencari rute angkot di
https://angkot.tibandung.com/ atau bisa melihat rute berdasarkan nama
jalan di postingan saya terdahulu tentang Rute Angkot Bandung
klik saja dan cari di keyboard dengan menekan Ctrl + F lalu ketik
“pasir kaliki” karena lokasi Bebek Kaleyo ini ada di Jalan Pasir Kaliki.Turun di JALAN SUMATERA;
Kemudian naik ANTAPANI – CIROYOM
Turun dan sampai di JALAN HOS. COKROAMINOTO (PASIR KALIKI);
Demikian cerita dan informasi Hakimtea nyicip icip bebek kaleyo di Resto Bebek Kaleyo di Bali Heaven, tempat makan murah dan nyaman di Bandung! Semoga bermanfaat.








